Breaking News

Ratusan Warga Turun ke Jalan: Belawan Menuntut Rasa Aman yang Hilang

Belawan kembali diliputi rasa cemas karena aksi begal semakin sering terjadi dan membuat warga resah. Kondisi ini memuncak ketika ratusan orang mendatangi Mapolres Pelabuhan Belawan untuk meminta polisi bertindak lebih tegas. Banyak orang merasa hidup mereka tidak lagi bebas dan aman seperti dulu.

Kejadian begal yang terus berulang membuat masyarakat melihat masalah ini bukan sebagai kejadian biasa, tapi ancaman yang bisa terjadi kapan saja. Banyak korban yang pulang bekerja malam hari kehilangan barang berharga, bahkan mengalami luka-luka. Situasi ini membuat warga membentuk Aliansi Masyarakat Belawan untuk menyuarakan keluhan mereka bersama-sama.

Di depan warga, Plt. Kapolres Belawan AKBP Wahyudi Rahman menjelaskan bahwa jumlah polisi yang ada masih tidak sebanding dengan luas wilayah dan banyaknya penduduk. Meski begitu, ia memastikan bahwa tuntutan masyarakat akan disampaikan ke pimpinan yang lebih tinggi sebagai bentuk usaha memperbaiki keamanan.

Sebagai tanda komitmen bersama, warga dan pihak kepolisian menandatangani kain putih. Aksi simbolis ini menunjukkan bahwa kedua pihak ingin bekerja sama mencari jalan keluar dari masalah yang sudah berlangsung lama.

Namun, persoalan begal di Belawan ternyata tidak sesederhana itu. Salah satu pelaku yang ditangkap masih berusia 16 tahun, tetapi sudah berani melakukan kekerasan yang cukup ekstrem terhadap korbannya. Ini menunjukkan bahwa akar masalahnya lebih dalam, berkaitan dengan kondisi sosial, dan tidak bisa diselesaikan hanya dengan penangkapan.

Penangkapan beberapa pelaku memang memberi harapan, tapi itu baru langkah awal. Tanpa upaya pencegahan seperti pembinaan remaja, memperkuat lingkungan sosial, dan meningkatkan pengawasan, kejadian begal masih mungkin terulang.

Warga Belawan telah menunjukkan keseriusan mereka melalui aksi damai dan penyampaian aspirasi secara langsung. Sekarang masyarakat menunggu apakah aparat dan pemerintah mampu merespons keresahan ini dengan tindakan nyata dan berkelanjutan, bukan solusi yang hanya sementara. 

(BST)

0 Komentar

© Copyright 2022 - BELAWAN SOLO TRANS